Aku Adalah

Aku Adalah

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Samuel 22  – 23:8  dan Yohanes 8:31-59

Yohanes 8:58 “Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

 

Dalam Perjanjian Lama, sebutan yang paling sering dipakai untuk memanggil Allah ada dua kata, yaitu “Allah” dan “Yehova”. “Allah” dititikberatkan pada Allah adalah Pencipta yang Mahakuasa. “Yehova” adalah terjemahan menurut bahasa Ibrani, mengatakan hubungan Allah dengan manusia, artinya “Aku adalah”. Allah mewahyukan nama ini kepada manusia untuk memberi tahu manusia bahwa Dia adalah segala sesuatu manusia, Dia bisa mengatasi semua keperluan manusia. Manusia memerlukan apa, Dia adalah keperluan itu. manusia perlu kedamaian, Allah adalah kedamaian manusia; manusia perlu suplai, Allah adalah persediaan manusia.

Dia adalah segala sesuatu, adalah segala yang Anda perlukan. Kalau Anda merasa haus, perlu air hidup, Dia adalah air hidup. Kalau Anda merasa lapar, perlu makanan rohani, Dia adalah makanan rohani. Kalau Anda dalam kegelapan, perlu terang, Dia adalah terang. Kalau Anda dalam keadaan sakit, perlu penyembuhan, Dia adalah penyembuhan. Kalau Anda terbelenggu oleh dosa, perlu Juruselamat, Dia adalah Juruselamat. Kalau Anda takut maut, perlu hidup, Dia adalah Sang Hidup. Anda perlu apa, Dia adalah keperluan Anda itu.

Nama-Nya “Aku adalah”. Dia sudah memberikan nama ini kepada Anda. Sama seperti selembar cek yang masih kosong namun sudah ditandatangani, diberikan kepada Anda dan Anda dapat seturut keperluan Anda mengisi jumlah angka sebesar apa pun. Anda boleh di bawah “Aku adalah” ini berdasarkan iman mengisi keperluan Anda. Dalam iman Anda mengisi apa, Dia adalah apa bagi Anda. Iman Anda bisa mengisi seberapa banyak, Dia menjadi sebanyak itu juga. Juruselamat yang demikian ini barulah bisa menyelesaikan masalah dosa manusia, barulah bisa menyelamatkan kita dari dosa, dan terhindar dari maut.

 

Doa: “Ya Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu. Terima kasih Bapa atas diri-Mu yang boleh memenuhi semua keperluan kami. Terima kasih kami boleh memiliki-Mu sebagai Sang “Aku Adalah”. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply