Alfa dan omega

Alfa dan omega

Jadwal pembacaan Alkitab : Maleakhi 1-4 dan Wahyu 22:1-21.

 

Wahyu 22:12-13, “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”

“Aku datang segera” adalah peringatan yang Tuhan ulangi agar kita memperhatikan upah-Nya pada saat kedatangan-Nya kembali. Pada saat Tuhan datang kembali, setelah pengangkatan kaum beriman, upah (pahala) ini akan diberikan kepada setiap orang beriman di depan takhta penghakiman Kristus (2 Kor. 5:10; 1 Kor. 4:5; Rm. 14:10; Mat. 16:27).

Ayat 13 menunjukkan Tuhan Yesus adalah Allah. Tuhan yang kita layani adalah Alfa juga Omega. Dia adalah huruf pertama, huruf terakhir, dan semua huruf yang ada di antara kedua huruf itu. Artinya, Dia dapat dan bersyarat menggenapkan semua yang dikatakan kitab ini tentang Dia. Tuhan Yesus bukan hanya Yang Pertama, tetapi juga Yang Awal; dan bukan hanya Yang Terkemudian, tetapi juga Yang Akhir. Yang Pertama menunjukkan, sebelum Dia tidak ada siapa-siapa dan Yang Terkemudian menunjukkan, sesudah Dia tidak ada siapa-siapa. Sedangkan Yang Awal menunjukkan, Dia adalah asal usul segala sesuatu, dan Yang Akhir menunjukkan, Dia adalah kesimpulan segala sesuatu.

Karena Tuhan adalah segala sesuatu kita dan karena Dia begitu kuat, kita tidak dapat beralasan dan mengatakan, “Oh, aku sangat lemah. Situasi keluargaku sulit dan lingkunganku juga tidak menguntungkan.” Semakin sulit lingkungan kita, semakin limpah Tuhan terhadap kita. Semakin banyak pencobaan yang menimpa kita, semakin kuat Tuhan terhadap kita. Kita harus memakai iman kita untuk percaya kepada Sang almuhit ini. Dia adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Bagi Dia tidak ada masalah. Sebab itu, kita harus secara mendalam masuk ke dalam Dia, percaya kepada-Nya, dan memiliki perhentian di dalam-Nya.

 

Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas apa adanya diri-Mu, sebagai Alfa pun Omega. Kami mau memakai iman kami untuk percaya kepada-Mu dan secara mendalam masuk ke dalam-Mu, serta memiliki perhentian di dalam-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!“

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply