Posted in Devotions
Anggota Keluarga Allah

Anggota Keluarga Allah

Salam damai sejahtera pendengar yang terkasih dalam Tuhan Yesus, program Makanan Rohani Eph219 ingin mendorong setiap kaum beriman untuk membaca Alkitab setahun sekali dan menyampaikan makanan rohani kepada seluruh anggota keluarga Allah.

Jadwal pembacaan Alkitab :  Yer. 1-3 dan 1 Tim. 3.

Fokus renungan kita : “ANGGOTA KELUARGA ALLAH”

Firman Tuhan dalam 1 Tim. 3:15 berkata,  “Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.”  

Orang yang percaya Tuhan bukan menjadi anak tunggal, melainkan menjadi salah satu anak di antara laksaan anak-anak. Kita tidak dapat tidak bergaul dengan anak-anak Allah lainnya, dan bersama-sama menjadi anak-anak dari seorang Bapa, bersama-sama untuk keluarga Allah, bersama-sama menikmati kekayaan dalam keluarga Allah. Kalau keluarga jasmani di bumi harus begitu, terlebih lagi keluarga Allah. Seorang saudara berkata, “Pada tahun-tahun yang lampau, saya bertemu dengan banyak anak Allah. Mereka penuh dengan perasaannya sendiri-sendiri. Mereka hanya memikirkan kesejahteraan, keamanan dan keuntungan masa depan dunianya sendiri.”

Pada tangal 1 Maret 1950 saudara Watchman Nee menulis sepucuk surat kepada saudara K.H. Weigh, yang di antaranya memuat kalimat demikian: “Orang yang memimpin, harus belajar mengasihi orang lain, memikirkan orang lain, memperhatikan orang lain, berkorban bagi orang lain, dan rela memberikan segala-galanya kepada orang lain. Jika tidak dapat berkorban untuk orang lain, ia tidak layak menjadi pemimpin. Belajarlah memberikan segalanya kepada orang lain, sekalipun kamu nampaknya tidak memiliki apa-apa, maka Tuhan akan mencurahkan berkat-Nya.”

Hari ini Tuhan membelaskasihani kita. Ia telah mencelikkan mata hati kita, sehingga kita nampak Allah mempunyai suatu kebutuhan yang sangat mulia dan besar dalam alam semesta. la membutuhkan satu rumah (keluarga), bait yang hidup, tempat kediaman yang hidup nyata di bumi. la menyelamatkan manusia, tidak hanya menghendaki manusia mengasihi Dia, menuntut kerohanian, bahkan menghendaki manusia terlepas dari kerohanian yang individual, sendirian dan sebatang kara, agar dapat bersama semua anak Allah membangun rumah Allah, dan bersama-sama menikmati kekayaan keluarga Allah.

 Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas pengaturan-Mu yang membawa kami hari ini dapat berbagian dalam keluarga Allah. Mohon belas kasihan-Mu melepaskan kami dari kerohanian yang individual. Bawalah kami dan semua anak Allah dapat membangun rumah Allah bersama-sama. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply