Berbuah banyak

Berbuah banyak

 

Jadwal pembacaan Alkitab : 1Raja – raja 13:20 –  14 dan Yohanes 15

Yohanes 15:5 , “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”

 

Tuhan tidak hanya mengatakan “berbuah”, lebih-lebih mengatakan “berbuah banyak”. Berbuah satu saja tidak cukup; kita harus menghasilkan banyak buah. Dalam ayat 8 Tuhan mengatakan, “Dalam hal inilah Bapa-Ku dimuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak.” Menghasilkan satu buah belum cukup untuk memuliakan atau mengekspresikan Bapa. Untuk mengekspresikan dan memuliakan Bapa kita harus menghasilkan banyak buah.

Kalau ingin dalam pemberitaan Injil berbuah banyak seperti yang Tuhan katakan di sini, kita harus tinggal di dalam Tuhan, yaitu bersekutu dengan Tuhan. Anda bersekutu dengan Tuhan, maka Anda akan berbuah banyak, membawa banyak orang beroleh selamat. Memberitakan Injil tidak bisa hanya bersandar pada kekuatan saja, juga harus bersandarkan kuasa Tuhan. Jika Anda jarang bersekutu  dengan Tuhan,  jarang hidup di hadirat Tuhan, Anda tidak akan berbuah. Kalaupun bisa berbuah, hanya sedikit, dan buah yang dihasilkan pasti kurus kering, tidak subur dan makmur; sebab kehidupan macam apa pasti  menghasilkan buah macam apa juga. Kita harus mempunyai kehidupan yang sehat yang sering bersekutu dengan Tuhan, baru bisa menghasilkan buah yang sehat.

Agar berbuah banyak, kita harus tinggal di dalam-Nya, tinggal di dalam kesatuan dengan kehidupan-Nya, menjaga diri sendiri terus bersatu dengan-Nya, sekali-kali tidak terpisah dengan-Nya. Kalau kita meninggalkan Dia, kita akan kehilangan identitas kita, akan kehilangan kegunaan kita, lalu kita tidak bisa berbuat apa-apa. Sebagai ranting pohon anggur, kita harus berbuah, mengalirkan Dia, dan menumbuh-kembangkan Dia. Ini bisa terjadi jika kita senantiasa tinggal pada Dia sebagai pokok anggur.

Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas firman-Mu. Rahmatilah diri kami, bisa terus bersatu dengan-Mu agar kami dapat berbuah, bahkan berbuah banyak. Jagalah diri kami untuk terus bersatu dengan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply