Dari Maut ke dalam Hidup

Dari Maut ke dalam Hidup

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Samuel 13 – 14:20 dan Yohanes 5:19-47

Yohanes 5:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup”

 

Kalau kita ingin mendapatkan penyelamatan-Nya, ingin pindah dari dalam maut ke dalam hidup, ingin hidup kembali, kita harus mendengarkan perkataan-Nya. Perkataan-Nya adalah Injil kehidupan, juga suara-Nya, yang berasal dari Tuhan Sang Kehidupan, sebab itu di dalamnya terdapat kehidupan-Nya. Perkataan yang mengandung hayat-Nya, Injil yang mengandung kehidupan-Nya, suara yang mendatangkan kehidupan ini, begitu kita dengar, akan membuat kehidupan-Nya masuk ke dalam kita, membuat kita mendapatkan penyelamatan, dapat pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Hari itu, orang yang sakit 38 tahun itu mendengar perkataan Tuhan Yesus, mendengar suara Tuhan Yesus; ia mendapatkan penyelamatan. Ketika Tuhan Yesus bertanya kepadanya, “Maukah engkau sembuh?” Ia mulai mendengarkan perkataan Tuhan, mendengar suara Tuhan. Kemudian Tuhan berkata lagi, “Bangunlah, angkatlah tikarmu dan berjalanlah!” Perkataan Injil Tuhan ini adalah suara kehidupan, telah menyentuh batinnya, membuat dia, orang yang mati dalam kelemahan, mendapatkan kekuatan kehidupan, lalu bangun, mengangkat tikarnya dan berjalan. Ia mendengarkan perkataan Tuhan, ia pindah dari dalam maut ke dalam hidup, ia hidup kembali. Begitu mendengarkan suara Tuhan, ia pun hidup. Sebab itu, mendengarkan perkataan Tuhan bisa membuat orang hidup kembali, bisa membuat orang mendapatkan Tuhan, mendapatkan penyelamatan yang hidup. Sang Hidup ini adalah Tuhan sendiri, yang ilahi, yang kekal, yang mempunyai kekuatan bangkit dari kematian, yang mempunyai kekuatan yang tak terbatas, begitu masuk ke dalam kita, membuat kita bangkit dari kematian, yang lemah menjadi kuat, yang gundah menjadi sukacita.

Doa: “Ya Bapa, kami mengucap syukur bahwa Diri-Mu tersedia sebagai Sang Hidup itu, hingga kami boleh dilepaskan dari maut dan masuk ke dalam hidup. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply