Datang ke Sumber Air Hidup

Datang ke Sumber Air Hidup

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Samuel 19:9 – 20:10 dan Yohanes 7: 25-52

Yohanes 7:37 “Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!”

Menjelang orang-orang bubar pada hari terakhir perayaan Pondok Daun, Tuhan berdiri dan berseru, “Siapa saja yang haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” (7:37). Sekalipun perayaan itu telah berlangsung selama tujuh hari, ternyata orang-orang belumlah dipuaskan. Barang yang mereka nikmati selama tujuh hari tidaklah mampu meleraikan dahaga mereka.

Ada seorang wanita muda yang hidup dalam keluarga yang sangat kaya dan mewah, yang senantiasa dan terus menerus mencari kenikmatan. Pada suatu hari, ia menghadiri pesta dansa dengan orang-orang lapisan paling atas di Inggris. Ia sangat merasa nikmat dalam saat yang menarik itu. Usai pesta, ia pulang ke rumah, ia merasa haus sekali. Ia melontarkan semua pakaian dan sepatu dansanya, sambil menjerit: “Apa gunanya barang-barang ini bagiku!” Setelah bersenang-senang dalam segala kenikmatan, ia tetap merasa amat dahaga. Kemudian suatu suara berbisik di dalam batinnya: “Engkau harus berdoa kepada Allah.” Namun ia menjawab sendiri: “Aku tak percaya kalau Allah itu ada; bagaimana aku bisa berdoa kepada-Nya?” Tetapi suara itu terus berbisik, “Cobalah mengatakan sesuatu kepada Allah. Katakan saja: Ya Allah, kalau memang ada Allah, puaskanlah daku.” Akhirnya, ia berdoa demikian. Hari berikutnya seluruh hidupnya telah berubah. Ia merasa puas. Dahaganya telah dileraikan oleh air hidup yang Tuhan karuniakan. Demikian pulalah pengalaman kita. Walau kita sedang menikmati hari-hari yang indah, namun akhirnya pasti tiba hari terakhir, di mana semua kenikmatan kita berlalu, kita akan merasa dahaga. Ingatlah hanya Tuhan Yesus sendiri yang semata-mata dapat mengaruniakan air hidup pelerai dahaga kita.

Doa: “Ya Bapa kami,terima kasih atas firman-Mu. Puaskanlah diri kami, Bapa dengan diri-Mu sendiri agar rasa haus dan dahaga kami dapat sirna. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply