Dia Menggantikan Kita

Dia Menggantikan Kita

Jadwal pembacaan Alkitab : Bilangan  30-31 dan Markus 15:21-47

Markus 15:37 “Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya”

Seorang pemuda sedang berjalan kaki di sepanjang jalan raya menuju ke suatu tempat. Untuk mencapai tempat tersebut, ia harus menyeberangi jalan yang ramai dengan lalu lintas kendaraan. Saat sedang melintasi jalan raya menuju ke seberang, sebuah kendaraan sedang melaju dengan tak terkendali mengarah ke pemuda tersebut. Ketika ia sadar akan hal itu, tidak ada lagi waktu baginya untuk menghindar. Dalam ketakutan sang pemuda hanya diam terpaku, tak berdaya atas apa yang ia alami saat itu. Menjelang detik-detik terakhir, seseorang berlari dan mendorong sang pemuda dari tempat ia berpijak. Semuanya berlangsung dengan begitu cepat. Tak lama kemudian ia menyadari bahwa dirinya selamat dari bahaya. Namun, keselamatannya diperoleh dengan harga yang mahal. Sang penolong yang tak dikenal tersebut telah mengorbankan dirinya sendiri bagi keselamatan sang pemuda. Sang pemuda tersebut sebenarnya menggambarkan diri kita.

Firman Tuhan mengatakan bahwa ketika Tuhan Yesus disalibkan, kegelapan datang atas seluruh bumi (Mrk. 15:33). Kegelapan ini adalah suatu pertanda penghakiman Allah atas dosa-dosa. Allah meletakkan semua dosa-dosa di atas Dia dan menganggap-Nya sebagai orang dosa sebagai pengganti kita. Sebagai penebus kita Kristus di atas kayu salib menderita penghakiman oleh Allah sebagai pengganti kita bagi dosa-dosa kita (1 Ptr. 3:18, 2:24, 2 Kor. 5:21).

Saudara-saudari, ketika mengenal kematian-Nya yang sedemikian, bagaimana respon kita? Apakah ada sedikit saja terbersit dalam pikiran kita bahwa perjamuan Tuhan setiap minggu sebagai suatu aktivitas rutin yang wajib dilaksanakan? Semoga Tuhan merahmati kita semua. Ketika kita datang ke perjamuan Tuhan, kiranya kita boleh dengan penuh apresiasi dan puji-pujian tersembah kepada-Nya, memperingati Dia atas yang perkara besar telah Dia kerjakan bagi kita.

Doa: Ya Allah Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu. Tuhan Yesus, Engkau mau menyerahkan diri-Mu dan menggantikan kami. Biar hati kami penuh ucapan syukur kepada Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin! 

Courtesy Image Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply