Doa Bagi Perkenan Allah

Doa Bagi Perkenan Allah

Jadwal pembacaan Alkitab : Bilangan  33:50 – 36 dan Lukas 1:1-23

Lukas 1 : 10 “Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan”

 

Kehidupan seorang Kristen selayaknya ialah kehidupan yang berdoa. Namun, berdoa bukanlah sekadar suatu perkara di mana manusia pergi ke hadapan Allah mengajukan permohonan atas kebutuhannya sendiri. Doa yang sedemikian adalah doa yang dangkal. Makna yang tepat dari suatu doa yang sejati pertama ialah saling kontak dan mengalir antara manusia dengan Allah. Melalui menjamah Dia, maka kita pun dapat menjamah hasrat hati-Nya. Kedua, melalui doa kita sebagai manusia dapat menghirup Allah, mendapatkan Allah dan kita pun didapatkan oleh Allah. Dengan mengenal dua butir di atas, maka barulah kita memahami bahwa doa pun juga adalah bentuk kerja sama manusia dengan Allah untuk menggenapkan kehendak-Nya.

Saudara-saudari yang terkasih, Allah yang Mahatinggi mau bekerjasama dengan manusia untuk perampungan rencana-Nya di atas bumi. Sungguh suatu kehormatan! Karena itu, betapa kita perlu memustikakan waktu-waktu doa kita. Bukan sekedar doa yang meminta kebutuhan pribadi kita, melainkan doa yang bersatu dengan kehendak Allah, dengan hasrat hati-Nya. Ketika ada doa yang sedemikian, Allah langsung dapat bekerja. Firman Tuhan dalam Lukas 1:10-13 menyiratkan bahwa ketika ada suatu doa yang berkenan di hadapan Allah, seketika itu juga Dia bekerja. Dikatakan setelah umat berkumpul untuk berdoa, Zakharia melihat malaikat Gabriel yang mewahyukan kepadanya mengenai kelahiran Yohanes Pembaptis, yaitu pelopor kedatangan Tuhan Yesus sang Juruselamat untuk menggenapkan tujuan Allah. Doa yang sejati demikian barulah berkenan dan dibawa ke hadapan Allah (Why. 5:8, 8:3-4).

Doa: “Ya Allah Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu. Tuhan Yesus, bangkitkan kami bekerja sama dengan-Mu berdoa bagi pelaksanaan kehendak Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply