Dosamu Sudah Diampuni

Dosamu Sudah Diampuni

Jadwal pembacaan Alkitab : 1 Samuel 24-26 dan Yohanes 1:1-34

Yohanes 1:29 “Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

Dosa kita bisa diampuni karena Anak Domba Allah sudah menghapus dosa kita, karena darah Yesus AnakNya sudah membasuh kita dari segala dosa kita. Pengampunan kita itu adalah berdasarkan darah Tuhan Yesus, dan melalui iman kita (Kis. 1:43, 13:39). Jangan Anda kira Anda bisa diampuni karena menyesali dosa-dosa Anda di masa lampau, atau bertekad tidak berdosa lagi pada masa akan datang. Firman Allah mengatakan bahwa dosa kita diampuni hanya bersandar pada darah Tuhan Yesus. Jika Anda percaya pada darah Tuhan Yesus Anda akan nampak bahwa dosa Anda sudah ditanggung Tuhan Yesus, dan Anda sudah beroleh pengampunan.

Kita beroleh pengampunan dosa sekarang juga atau kelak kemudian? Mari kita baca Satu Yohanes 2:12 -“Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya.” Perhatikanlah kata “telah diampuni” bukan akan, melainkan telah; bukan mengharapkan, melainkan sudah diampuni; bukan tunggu nanti, melainkan telah. Haleluya! Bila seorang begitu percaya kepada Tuhan Yesus, maka dosanya sudah diampuni. Sabda Allah berbunyi: “Hai anak-anak, dosamu telah diampuni oleh karena namaNya.” Jika Allah berkata telah diampuni, ya telah diampuni, Allah takkan berdusta.

Pengampunan kekal ini berkaitan dengan keselamatan kekal manusia. Walau pengampunan ini kekal tetapi dikaruniakan kepada orang dosa pada masa kini. Dengan apakah pengampunan ini diberikan? Ibrani 9:22 mengatakan, “tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan”. Pengampunan kekal itu adalah melalui darah Tuhan Yesus. Tak peduli dosa Anda dan saya berapa besar dan kejinya, oleh darah Tuhan Yesus, semuanya dapat diampuni. Haleluya!

Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas firman-Mu yang mewahyukan Tuhan Yesus sebagai Anak domba Allah. Kami percaya Engkaulah yang menghapus dan mengampuni dosa kami. Terima kasih Tuhan Yesus.  Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply