Firman hayat

Firman hayat

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Raja- raja  21:1 –  23:30 dan Kisah para rasul  5:12-32

Kisah para rasul 5:20 , “Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.”

 

Kristus adalah Allah, dan Kristus adalah Roh Kudus. Hidup kekal dan ilahi yang adalah Allah, Roh Kudus, dan Kristus, terwujud dalam firman. Perjanjian Baru mengatakan bahwa firman adalah hidup (Yoh. 6:63; 1 Yoh. 1:1). Hidup ini diwujudkan bukan hanya dalam firman yang dibicarakan oleh Allah, tetapi juga dalam firman-Nya yang kita beritakan. Kisah Para Rasul 5:20 menunjukkan bahwa firman yang keluar dari mulut Petrus adalah firman hidup. Perkataan Petrus bukan hanya firman Allah, tetapi juga perkataan kesaksiannya. Kehidupan dan pekerjaan Petrus membuat kehidupan ilahi ini ternyata begitu riil pada saat itu; itulah sebabnya perkataan Petrus adalah perkataan kesaksiannya.

Kehidupan ilahi ini akan riil kita alami jika kita  menikmati Dia sebagai Sang Hidup. Dia menyerahkan diri-Nya sendiri sebagai Sang Hidup, supaya kita bisa mendapatkan hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Pada mulanya ada Firman, Firman itu adalah Allah. Di dalam Dia ada hidup, dan Dia menjadi Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa kita. Anak Domba tersebut menjadi Roh yang menghidupkan (1 Kor. 15:45b) untuk memberikan diri-Nya sendiri sebagai Sang Hidup kepada kita. Hari demi hari dan waktu demi waktu, kita perlu berhubungan dengan-Nya. Ketika kita membaca Alkitab, kita perlu berhubungan dengan Dia, tidak hanya dengan melatih pikiran kita, tetapi juga dengan melatih roh kita. Ketika kita melatih roh kita untuk menjamah firman, kita menjamah pohon kehidupan. Pohon kehidupan dan pohon pengetahuan masih bersama kita sampai hari ini. Kedua pohon ini sangat dekat satu sama lain. Kita harus waspada, sehingga kita hanya menerima Sang Hidup dan bukan pengetahuan yang mematikan.

 

Doa: “Ya Allah,terima kasih atas firman-Mu. Dikaulah Allah Sang Hidup yang memberikan kehidupan di dalam kami. Buatlah setiap kali kami membaca Alkitab, kami bisa menjamah Diri-Mu, Allah yang hidup di dalam roh kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply