Harus keluar memberitakan injil

Harus keluar memberitakan injil

Jadwal pembacaan Alkitab : 1 Tawarikh 7 –   8   dan Kisah para rasul 8:4- 25

Kisah para rasul 8:4 , “Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil.”

 

Kita harus berbeban untuk pergi mengunjungi orang untuk menginjil kepada mereka. Kita tidak boleh beralasan. Tuhan terlebih dulu mengutus diri-Nya sendiri; kemudian Ia mengutus dua belas dan tujuh puluh murid-murid-Nya; dan sekarang Dia mengutus semua murid-Nya. Kitab Kisah Para Rasul mencatat bahwa sejumlah besar orang diselamatkan di Yerusalem melalui penginjilan. Pada hari Pentakosta, tiga ribu orang diselamatkan (Kis. 2:41). Kemudian Kisah Para Rasul 4:4 mengatakan, “Jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.” Ada ribuan orang yang telah diselamatkan di Yerusalem, tetapi mereka tidak mau keluar. Mereka semua sudah terpaku di dalam kota itu. Kemudian terjadilah penganiayaan, dan ini memaksa mereka keluar (Kis. 8:1). Kisah Para Rasul 8:4 memberi tahu kita bahwa mereka yang tersebar itu menjelajahi seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil. Karena penganiayaan, mereka pergi dan Injil disebarkan. Karena mereka keluar, Kerajaan Allah meluas ke banyak tempat dan gereja terbangunkan (Kis. 9:31).

Kita harus menjadi orang-orang yang keluar. Jika kita tidak dapat pergi setiap hari, kita harus pergi paling sedikit sekali seminggu. Kita harus terlebih dulu pergi ke “Yerusalem” kita, yang berarti kita harus pergi mengunjungi sanak keluarga kita: orang tua, paman, bibi, sepupu, ipar kita, dsb. Kemudian kita harus pergi ke Yudea, ke Samaria, dan akhirnya ke ujung bumi (Kis. 1:8).

Tuhan telah memilih orang-orang “dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa” (Why. 5:9). Hanya Tuhan yang tahu siapa yang terpilih. Lukas 14 mengatakan bahwa kita harus “pergilah dengan segera ke semua jalan dan lorong kota” (ay. 21), dan kemudian “pergilah ke semua jalan dan lintasan” (ay. 23). Ini berarti kita harus pergi ke mana saja. Asalkan mereka adalah manusia, kita harus membawa mereka kepada Tuhan.

Doa: “Ya Bapa kami,terima kasih atas firman-Mu. Kami mau menjadi orang yang rela Kau utus ke manapun untuk memberitakan Injil. Buatlah diri kami terlebih dulu bisa memberitakan Injil kepada semua anggota keluarga kami, juga kepada orang-orang di sekeliling kami, bahkan kepada semua orang yang kami jumpai. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply