Jangan Jatuh ke dalam Pencobaan

Jangan Jatuh ke dalam Pencobaan

Jadwal pembacaan Alkitab : 1 Samuel 11-13 dan Lukas 22:39-71

Lukas 22:46 “Kata-Nya kepada mereka: Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan”

Inilah pesan Tuhan Yesus kepada kita. Perkataan ini memperlihatkan kepada kita pentingnya doa bagi kita. Berdoa membuat kita bisa terhindar dari jatuh ke dalam pencobaan. Hari ini kita hidup di dunia, banyak perkara yang  sering  mencobai kita. Iblis bisa melalui banyak perkara mencobai kita. Baik dalam perkara pakaian, pekerjaan, harta, pernikahan, dan lain sebagainya, ia selalu  ada  kesempatan untuk menggoda kita. Lagi pula, ia juga terus mencari kesempatan untuk menggoda.  Kalau  kita  ingin terhindar dari godaannya, kita harus berdoa, harus sering berdoa, dalam perkara apa saja harus berdoa. Baik melakukan  perkara apa saja harus berdoa. Baik dalam hal berteman, menjajaki pernikahan, memakai uang, bekerja, atau berhubungan dengan sanak saudara harus berdoa, harus baik-baik mencari kehendak Allah, bertanya kepada Allah, apakah perkara ini boleh dilakukan  atau tidak, harus bagaimana  melakukan, harus melakukan  sampai taraf apa. Dalam hal menulis surat  pun  harus berdoa dengan cara yang demikian; bertanya kepada Allah, apakah perlu menulis surat itu, bagaimana cara menulisnya. Kalau kita waspada  dan berjaga-jaga dalam setiap hal, kita pasti mendapat pimpinan Allah, terhindar dari jatuh ke dalam pencobaan Iblis.

Kapal laut sering membunyikan peluit, ketika ada kabut di samping mengeluarkan suara peringatan, juga bisa menerima pantulan  suara untuk  mengetahui harus maju ke arah mana. Hari ini  kita sedang berjalan  di laut dunia yang luas, sering menghadapi  kabut  yang membuat kita kehilangan arah. Pada saat yang demikian, kita perlu berdoa  seolah membunyikan peluit, supaya  kita terhindar  dari bahaya, dan mengetahui harus ke arah mana. Kalau tidak  demikian, kita pasti kehilangan arah dalam kabut itu masuk jalur yang salah dan menghadapi bahaya.

Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas firman-Mu. Tuhan,pulihkan kehidupan doa kami, menjadi manusia pendoa, sehingga kami terhindar dari segala bentuk pencobaan.Terima kasih Tuhan Yesus.  Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply