Jangan Tamak

Jangan Tamak

Jadwal pembacaan Alkitab : Yosua 23-24 dan Lukas 12:1-21

Lukas 12:15 “Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”

 

Uang dapat memikat orang, sebab itu setiap orang mencintai uang. Tetapi sikap kaum beriman terhadap uang yang pertama ialah jangan menjadi hambanya dan jangan mengasihinya. Uang bisa memikat orang, karena uang bisa menipu orang. Kalau kita telah mengenal tipu dayanya, mengapa kita masih tertipu dan mencintainya? Kalau kita nampak kedudukannya berlawanan dengan Allah, sifatnya tidak jujur, perbuatannya menipu orang, kesudahannya sia-sia, mengapa kita masih mendambakannya, mengasihinya?

Kaum beriman terhadap harta harus berjaga-jaga, waspada terhadap segala ketamakan. Kalau ingin terhindar dari ketamakan, jangan seperti hartawan yang bodoh, hanya bersandar harta, tidak bersandar Allah. Kalau kita percaya kepada Allah yang memelihara burung-burung di udara dan menghiasi bunga bakung, yang memandang kita lebih daripada burung-burung di langit dan tumbuh-tumbuhan di padang, akan mencukupi segala keperluan hidup kita, maka kita dapat tidak khawatir akan makanan dan pakaian, dan terhindar dari ketamakan.

Terhadap uang, motivasi utama kaum beriman janganlah mencintai. Setiap orang harus mengumpulkan harta di surga, karena: pertama, di mana harta kita, di sanalah hati kita. Kalau menghendaki hati kita di surga, harus mengumpulkan harta di surga. Kedua, Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan, tidak bisa mengabdi kepada Allah dan kepada uang. Karena itu, janganlah meninggalkan harta di tangan kita, kumpulkanlah harta di surga.

Doa: “Ya Bapa, mohon Engkau menyelamatkan kami dari hati yang tamak akan harta, sebaliknya kami rindu belajar memberi dan melayani dengan harta kami untuk mengumpulkan harta di surga. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

image courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply