Kehabisan Anggur

Kehabisan Anggur

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Samuel 1 – 2 dan Yohanes 2

Yohanes 2:3 “Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”

 

Anggur dalam pesta pernikahan terpakai habis, ini melambangkan kehidupan manusia ada batasnya, bisa habis. Bukan hanya sepasang orang tua bisa mati, sepasang orang muda juga bisa mati. Kalau salah seorang dari antara suami istri meninggal, sukacita pasangan itu telah habis. Artinya, anggur dalam pesta kehidupan manusia sudah terpakai habis. Begitu manusia habis, kehidupan manusia juga tidak ada lagi, sukacita kehidupan manusia juga habis. Sepasang suami istri yang baru menikah, mereka menempuh kehidupan manusia yang paling menggembirakan. Setelah lewat lima puluh tahun, anggurnya juga sudah hampir habis terpakai, diminum beberapa saat lagi akan habis. Tidak saja sukacita suami istri dalam kehidupan manusia demikian, banyak aspek sukacita lainnya dalam kehidupan manusia juga demikian. Sukacita dari berbagai aspek kehidupan manusia, karena keterbatasan manusia, akan habis, dan akhirnya akan sirna.

Tuhan datang ke pesta pernikahan ini, meskipun saat itu orang-orang tidak mengetahui untuk apa Dia datang. Jauh hari sebelumnya Dia sudah tahu bahwa mereka akan kehabisan anggur, mereka memerlukan Dia mengubah air menjadi anggur yang lebih baik. Semua ini melambangkan bahwa kedatangan Tuhan ke tengah-tengah umat manusia, meskipun manusia tidak mengetahui untuk apa Dia datang, tetapi Dia tahu bahwa manusia mempunyai keperluan akan Tuhan. Manusia boleh setiap hari berpesta pora, setiap hari menempuh kehidupan yang senang, tetapi Tuhan tahu bahwa kehidupan manusia pada suatu hari akan sampai kepada kesudahannya, pada suatu hari akan habis. Itulah sebabnya Dia datang untuk mengatasi keperluan manusia akan hayat.

 

Doa: “Ya Bapa, kami mohon Agar kami bijaksana dan menebus waktu kami untuk mengasihi Tuhan dan melayani Tuhan, sebab inilah sukacita yang sejati.Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply