Posted in Devotions

Kuasa Pemberitaan Firman

Jadwal pembacaan Alkitab : 1 Tawarikh 1:1-2:17  dan Kisah Para Rasul 6

Kisah Para Rasul 6:7 “Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.”

Kisah Para Rasul 6:7 mengatakan, “Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.” Kata “tersebar” dalam bahasa aslinya mengacu kepada pertumbuhan dalam hayat. Ini membuktikan bahwa firman Allah adalah perkara hayat yang bertumbuh bagaikan benih yang ditaburkan ke dalam hati manusia (Mrk. 4:14).

Kaum saleh muda, kalian dapat mengambil satu bagian dari firman dan memberitakannya kepada orang lain. Hanya, janganlah bersandar kepada petah lidah yang mungkin kalian miliki. Orang-orang yang fasih dalam berbicara mungkin tidak dapat memiliki kuat kuasa atau daya dobrak yang kuat. Tetapi orang-orang yang kurang fasih, bahkan tidak fasih berbicara, dapat memiliki daya dobrak yang kuat dan kuat kuasa dalam pemberitaan Injil mereka. Jika kita bersandar dalam doa, firman, dan Roh Kudus, Tuhan bahkan dapat memakai pembicaraan dengan pengucapan yang tidak fasih itu untuk menyelamatkan orang lain.

Seperti yang kalian ketahui, D.L. Moody hebat dalam memberitakan Injil. Ia adalah seorang pekerja muda di toko sepatu pamannya ketika ia berbeban untuk memberitakan Injil. Satu hari, setelah menyampaikan suatu berita Injil, Moody didekati oleh seseorang yang terpelajar di jemaat itu. Orang ini memberi tahu Moody bahwa ia sering memakai tata bahasa yang salah dalam pembicaraannya. Moody menjawab seperti ini, “Tata bahasa Anda itu tepat. Pergilah memberitakan Injil dan lihatlah apa hasilnya. Saya mungkin memakai tata bahasa yang buruk, tetapi melalui pemberitaan Injil saya, banyak orang yang diselamatkan.”

Doa: “Ya Bapa kami,terima kasih atas firman-Mu. Bawalah diri kami menjadi orang yang memiliki beban untuk memberitakan Injil. Terima kasih Dikau mau memakai kami, orang yang mungkin tidak fasih dalam berbicara untuk memberitakan Injil. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply