Latihlah Dirimu Beribadah

Jadwal pembacaan Alkitab : Yer. 4-5 dan 1 Tim. 4.

1 Tim. 4:8 “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.”

Dalam teks Yunani dari Perjanjian Baru, kata untuk “latihan” adalah sama dengan kata dalam bahasa Inggris “gymnastics.” Pada hari-hari ketika Rasul Paulus menulis surat-surat kiriman rasul, latihan-latihan senam sedang dipraktekkan oleh orang-orang Yunani. Oleh karena itu, latar belakang sejarah kata yang digunakan oleh Paulus merupakan latihan senam secara badani. Bahkan hari ini, orang-orang sedang mempelajari terus-menerus bagaimana untuk melatih tubuh mereka untuk kesehatan fisik mereka. Namun, Rasul Paulus menggunakan kata ini untuk menekankan perlunya jenis latihan yang lain yang tidak berhubungan dengan tubuh fisik. Latihan senam (gymnastic) semacam ini berhubungan dengan perkara ibadah secara pribadi.

Mungkin beberapa saudara telah melatih atau latihan senam tiap hari bagi tubuh kita. Jadi, hal ini baik, karena Paulus telah mengatakan bahwa latihan badani terbatas gunanya. Latihan badani itu baik, tetapi hanya untuk suatu tingkat tertentu saja. Namun, Paulus menggambarkan jenis latihan senam lainnya yang baik untuk selamanya—baik untuk hari ini maupun untuk kekekalan! Dia mengatakan bahwa jenis latihan senam yang kedua ini memberikan kita keuntungan bagi hidup hari ini dan bagi hidup dalam kekekalan. Oleh karena itu, kita seharusnya lebih memperhatikan latihan senam (gymnastic) yang lain ini, latihan roh kita.

Kita harus mengetahui bagaimana melatih roh kita untuk berkontak dengan Tuhan. Untuk melatih roh kita, kita harus menjaga hati nurani kita melalui menerapkan pembasuhan darah. Jalan untuk melatih roh kita adalah melalui berdoa. berseru kepada nama Tuhan terus-menerus, dan menerima perawatan dari firman melalui doa-baca. Lalu di dalam ibadah-ibadah gereja, kita perlu melatih roh kita dengan berdoa, memuji, atau berbicara bagi Tuhan.

Doa: “Ya Bapa, mohon belas kasihan-Mu membawa kami menjadi orang yang giat melatih diri beribadah. Ajarilah kami bagaimana melatih roh kami untuk berkontak dengan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply