Posted in Devotions

Makna Pengampunan

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Tawarikh 5:2–7:40 dan Kisah Para Rasul 13:16 – 41

Kisah Para Rasul 13:39 “Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.”

“Pengampunan” dalam Perjanjian Baru, menurut bahasa aslinya, sedikitnya memakai dua kata yang berbeda. Yang satu artinya adalah “supaya ia pergi”. Yang satunya lagi artinya adalah “ditinggalkan”. Allah mengampuni dosa kita, tidak saja di hadapan-Nya menghapus perkara dosa kita, supaya kita terhindar dari penghukuman Allah yang adil, juga membuat dosa yang kita perbuat meninggalkan kita. Ini dikarenakan ketika Ia disalib mempersembahkan Tuhan Yesus sebagai kurban penebus dosa kita, telah menimpakan dosa kita kepada Tuhan Yesus, menyuruh Dia memikul dosa kita. Bahkan setelah Allah menyuruh Tuhan Yesus memikul dosa kita di salib, menerima pengadilan dan hukuman-Nya, Ia membuat dosa kita tertimpa kembali kepada Iblis, supaya ia memikulnya selama-lamanya. Inilah yang diberitahukan oleh lambang penebusan yang tercantum dalam Imamat 16.

Ketika Imam Besar melakukan penebusan dosa untuk orang Israel, ia harus menempatkan dua ekor kambing jantan di hadapan Allah, yang satu disembelih untuk menebus dosa orang Israel, yang satu lagi memikul dosa orang Israel, ditimpakan kepada Azazel (Im. 16:7-10, 15-22). Ditimpakan kepada Azazel adalah ditimpakan kepada Iblis. Dosa itu berasal dari Iblis. Allah telah menimpakan dosa kita ke atas diri Tuhan Yesus, menyuruh Dia memikul dan menerima hukuman bagi kita, menghapus perkara dosa kita di hadapan Allah, lalu Ia menimpakan dosa kita kepada Iblis, supaya ia memikul dosa itu sendiri. Demikian Ia bisa mengampuni kita, dan membuat dosa kita meninggalkan kita (lihat Mzm. 103:12). Haleluya!

Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas firman-Mu. Kami mengucap syukur kepada-Mu untuk penebusan yang telah Dikau rampungkan melalui Tuhan Yesus, sehingga kami boleh lepas dari hukuman dan menerima pengampunan.  Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply