Memberitakan Injil Kerajaan

Memberitakan Injil Kerajaan

Jadwal pembacaan Alkitab : Ulangan 21-23 dan Lukas 4:31-44

Lukas 4:43 “Tetapi Ia berkata kepada mereka: ‘Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.’”

Dalam Lukas 4:31-44 Manusia-Penyelamat ini melaksanakan amanat empat ganda-Nya. Amanat ini meliputi mengajar (ay. 31-32), mengusir roh-roh jahat (ay. 33-37, 41), menyembuhkan penyakit (ay. 38-40), dan memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah (ay. 42-44). Ketika orang banyak itu berusaha menahan Tuhan Yesus, Dia berkata, “Di kota-kota lain juga Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah, sebab untuk itulah Aku diutus” (ay. 43). Kata “memberitakan Injil” dalam bahasa aslinya berarti memberitakan kabar gembira, memberitakan kabar baik. Jadi, memberitakan Injil Kerajaan Allah adalah memberitakan Kerajaan Allah sebagai Injil, sebagai kabar baik.

Kerajaan Allah adalah diri Tuhan Yesus, Sang Juruselamat (17:21) sebagai benih hayat yang ditaburkan ke dalam kaum beriman-Nya, yaitu umat pilihan Allah (Mrk. 4:3, 26), dan berkembang ke dalam suatu ruang lingkup, yakni Kerajaan Allah, yang di dalamnya Allah dapat memerintah dalam hayat ilahi-Nya. Jalan masuk ke dalam Kerajaan Allah adalah kelahiran kembali (Yoh. 3:5), dan perkembangan kerajaan adalah pertumbuhan kaum beriman dalam kerohanian (2 Ptr. 1:3-11). Kerajaan adalah kehidupan gereja hari ini. Kaum beriman yang setia hidup yang di dalamnya (Rm. 14:17), dan akan berkembang ke dalam kerajaan yang akan datang sebagai suatu pahala untuk diwarisi (Gal. 5:21; Ef. 5:5) oleh kaum beriman pemenang dalam Kerajaan Seribu Tahun (Why. 20:4, 6). Akhirnya, kerajaan akan rampung dalam Yerusalem Baru sebagai Kerajaan Allah yang kekal, suatu alam kekal dari berkat kekal hidup kekal Allah, yang akan dinikmati oleh seluruh umat tebusan Allah dalam langit baru dan bumi baru sampai selama-lamanya (Why. 21:1-4; 22:1-5, 14). Inilah isi Injil, berita gembira, yang diberitakan Penyelamat kepada kita (Ef. 4:18).

Doa: “Ya Allah Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu. Tuhan Yesus, Engkaulah Raja yang mendirikan kerajaan-Mu di dalam kami. Kami rindu bertumbuh dalam kerohanian kami agar  kerajaan-Mu semakin berkembang. Terima kasih Tuhan Yesus.  Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Courtesy Image Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply