Mencurahkan yang Terbaik

Mencurahkan yang Terbaik

Jadwal pembacaan Alkitab : Bilangan 22-23 dan Markus 14:1-26

Markus 14:3  “Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.”

 

Dalam Markus 14:3-9 dikisahkan ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta datanglah seorang perempuan membawa buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang sangat mahal. Ia memecahkan leher buli-buli itu, dan mencurahkannya ke atas kepala Yesus. Banyak respon yang negatif yang muncul atas peristiwa itu. Mereka berkata, “Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini? Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.” Lalu mereka pun memarahi perempuan itu. Akan tetapi, Yesus berkata, “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.” Perkataan Tuhan menunjukkan bahwa jika kita mengasihi Tuhan, kita pasti akan merebut kesempatan untuk mengasihi Dia.

Amat disayangkan, begitu banyak orang Kristen yang lebih peduli akan pekerjaan daripada Kristus. Para dermawan lebih memperhatikan orang miskin daripada memperhatikan Kristus. Tetapi firman Tuhan memperlihatkan dengan jelas bahwa Dialah yang seharusnya menjadi yang terutama. Dia seolah-olah berkata, “Jangan menyulitkan seorang yang mengasihi Aku. Dia telah melakukan suatu pekerjaan yang baik pada-Ku. Jika Anda ingin mempedulikan orang miskin, tunggulah waktu yang lain dan pergi ke tempat yang lain. Orang miskin selalu bersama-sama dengan kamu. Tetapi ini adalah waktu yang unik bagimu untuk mengambil Aku sebagai penggantimu dan untuk menuangkan segala sesuatu di atas-Ku.” Semoga kita bisa merebut kesempatan untuk mengasihi Tuhan kita.

Doa: “Ya Allah Bapa kami, terima kasih untuk firman-Mu. Tuhan Yesus mohon kasih-Mu memenuhi kami agar kami boleh menuangkan milik kami yang paling berharga ke atas diri-Mu, sebab Engkau layak mendapatkan yang terbaik. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply