Menemukan Padang Rumput

Menemukan Padang Rumput

Jadwal pembacaan Alkitab : 1 Raja – raja 1  dan Yohanes 10:1 – 18

Yohanes 10:9 ” Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”

Di luar kandang agama adalah padang rumput yang hijau. Padang rumput di sini melambangkan Kristus sebagai tempat jamuan bagi domba. Bila padang rumput tidak tersedia pada musim dingin atau pada malam hari, domba harus dikurung dalam kandang. Jika padang rumput siap, tidak perlu lagi bagi domba untuk tetap tinggal di dalam kandang. Dikurung dalam kandang tidaklah tetap dan bersifat sementara. Tinggal di padang rumput untuk menikmati kekayaannya adalah terakhir dan permanen. Karena Kristus telah datang, semua umat pilihan Allah harus keluar dari kandang agama dan datang kepada-Nya untuk menikmati Dia sebagai padang rumput mereka (Gal. 3:23-25; 4:3-5).

Jika Anda mengikuti Tuhan sebagai gembala Anda, akan datanglah suatu badai yang mendorong Anda keluar dari kandang. Tidak perlu Anda meronta-ronta atau berusaha mengikuti Tuhan Yesus keluar dari kandang, karena sebegitu Anda mengikuti Dia, agama yang usang akan memaksa Anda keluar. Mereka akan mengusir Anda. Semakin Anda mengikuti Yesus yang hidup ini, semakinlah agama memaksa Anda keluar. Agama tidak dapat menahan Yesus, dan Yesus tidak pernah menetap dalam agama. Keduanya ini mutlak berbeda, dan tidak mungkin merukunkan mereka. Yesus adalah Sang Hidup, dan agama ialah sesuatu yang lain dari hidup. Tuhan Yesus yang hidup sama sekali tidak bisa ditoleransi dengan agama. Puji Tuhan, kita semua berada di luar agama dan dikenyangkan dengan padang rumput yang hijau! Tentu saja padang rumput tidak berada dalam kandang, tetapi di luar kandang. Kalau Anda ingin menikmati padang rumput, Anda harus keluar. Begitu Anda keluar dari kandang agama, Anda akan menemukan diri Anda berada di padang rumput. Haleluya!

Doa: “Ya Bapa kami,terima kasih atas firman-Mu. Terima kasih Bapa, Dikau membawa kami keluar dari kandang agama, membuat kami bisa datang kepada-Mu, menikmati-Mu sebagai padang rumput. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply