Menurut bimbingan roh kudus

Menurut bimbingan roh kudus

Jadwal pembacaan Alkitab : 1 Tawarikh 9:1 – 44  dan Kisah para rasul 8:26-40

Kisah para rasul 8:35-36 , “Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: “Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?”

 

Filipus memberitakan Injil kepada sida-sida dari Etiopia menurut bimbingan Roh Kudus. Kita memberitakan Injil, juga harus belajar mengikuti Roh Kudus. Siapa yang harus kita temui, apa yang harus kita katakan, semuanya  harus mengikuti  bimbingan Roh Kudus. Tetapi sayang, ketika saudara saudari memberitakan Injil, umumnya sembarangan  mencari orang, selalu membicarakan lagu  lama. Ini tidak manjur. Sasaran pemberitaan Injil kita haruslah yang ditentukan oleh Roh Kudus; perkataan Injil kita juga harus ditentukan oleh Roh Kudus.

Pada suatu kali, Moody memberitakan Injil di suatu tempat. Setelah  usai, ada orang datang kepadanya. Moody menuruti bimbingan  Tuhan, bertanya kepada orang itu, “Damaikah Anda?” Orang itu marah, lalu jawabnya, “Damai!” Moody berkata, “Allahku berfirman: Orang  jahat tidak memiliki damai!” Orang itu pun pulang. Roh Kudus menggunakan perkataan yang diucapkan oleh Moody itu untuk bekerja di dalam diri orang itu, menjadikan dia semakin memikirkannya semakin tidak ada damai. Keesokan  harinya  dia segera mencari  Moody  dan berkata, “Tuan  Moody,  kemarin saya berkata  kepada Anda, saya merasa damai, itu adalah kesombongan. Setelah  pulang, saya benar-benar merasakan di dalam saya  tidak ada damai.” Lalu Moody memperkenalkan Tuhan dan karunia keselamatan-Nya kepada orang itu. Perkataan Moody kepadanya pada hari pertama, bukanlah lagu lama dengan coraknya yang usang, melainkan petunjuk sewaktu-waktu dari Roh Kudus, sebab itu sangat lincah dan berkekuatan. Inilah yang harus kita perhatikan, kita tuntut dan pelajari dalam penginjilan.

Doa: “Ya Bapa kami bersyukur atas firman-Mu Rahmati diri kami agar tidak usang dalam pemberitaan Injil kami. Kami mau senantiasa taat pada pimpinan Roh Kudus dalam memberitakan Injil sehingga orang-orang dosa boleh diselamatkan.  Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply