Posted in Articles

Pentingnya Berdoa

Di dalam surat Efesus 6:18 kita membaca kata-kata yang dengan kuasa yang berlimpah-limpah mengemukakan, betapa pentingnya berdoa dengan tekun: “Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang kudus.”

Jika kita berhenti sejenak dan menimbang arti ayat itu serta memperhatikan hubungannya yang tersebut di dalam surat Efesus itu, maka orang Kristen yang cerdas tentu tergerak hatinya dan akan berkata: “Aku harus berdoa, berdoa, sekali lagi berdoa. Aku harus berdoa dengan segenap tenaga dan segenap jiwaku. Apapun yang harus kukerjakan, berdoa perlu ku dahulukan.”

Perhatikanlah di dalam ayat tersebut kata-kata: “setiap waktu, permohonan yang tak putus-putusnya, segala orang kudus, dan berjaga-jagalah” (artinya “tidak tidur”). Rasul Paulus insyaf akan sifat manusia yang malas, terutama sifat malas untuk berdoa. Alangkah jarangnya kita berdoa sampai kita tabu bahwa kita telah memperoleh permintaan yang sudah kita mohonkan.

Seringkali gereja dan orang-orang Kristen hampir-hampir sampai kepada berkat di dalam doa mereka, tetapi pada ketika itu mereka mengantuk dan berhenti. Mudah-mudahan perkataan “berjaga-jaga” di dalam doa membakar hati kita. Mudah-mudahan seluruh ayat itupun membakar hati kita.

Referensi: RA Torrey, Bagaimana Kita Berdoa

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply