Penyertaan Allah

Penyertaan Allah

Jadwal pembacaan Alkitab : 1Raja – raja 12 – 13:19  dan Yohanes 14

Yohanes 14:21 “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya”

Banyak anak-anak Allah yang terkenal, namun tidak banyak orang yang mengenal Allah. Banyak orang pandai membaca Alkitab, tetapi mereka tidak mengenal Allah; mereka memang mengerti Alkitab, tetapi tidak mengenal kuasa Allah. Banyak juga orang yang pandai berkhotbah, namun mereka sebenarnya tidak mengetahui apa yang dikhotbahkannya itu. Mengapa demikian? Sebab Tuhan tidak menyatakan diri kepadanya. Banyak orang tidak mendapatkan penyataan Tuhan, disebabkan mereka tidak mengasihi Tuhan, tidak melakukan perintahNya. Di dunia ini hanya ada sejenis orang yang mengasihi Tuhan, yakni orang yang setia kepada-Nya.

Ada satu kisah dalam Alkitab, tentang perempuan bangsawan Sunem yang berkata kepada suaminya: “Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus” (2 Raj. 4:9b). Apa yang diperlihatkan Elisa kepada perempuan itu? Elisa tidak melakukan perbuatan ajaib di depan perempuan itu, namun setiap kali ia datang, ia selalu memberinya satu perasaan akan penyertaan Allah. Saudara saudari, apakah kita senang akan penyataan Allah? Jika ya, haruslah kita dengan berbagai macam cara mencari perintah Allah, dan kemudian melakukan perintahNya.

Allah dan Kristus menyertai orang-orang yang percaya, namun Allah dan Kristus “diam” (tinggal) bersama-sama dengan orang yang mengasihi Dia (Yoh. 14:23). Jadi, tidak hanya menyatakan diri-Nya, menyertai, bahkan tinggal bersamanya. Penyertaan, kadang-kadang tidak terasa. Meskipun demikian, ketika Anda mencari perintah Allah dengan setia dan tidak mempedulikan yang lain, Anda akan menemukan bahwa Allah tinggal bersama Anda.

Doa: “Ya Bapa, terima kasih atas firman-Mu. Rahmatilah diri kami, Bapa untuk selalu setia mencari dan menaati perintah-Mu. Kami mengasihi-Mu Bapa. Kami sungguh mendambakan penyertaan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply