Percaya dan Dibaptis

Percaya dan Dibaptis

Jadwal pembacaan Alkitab : Bilangan 32 –  33:49  dan Markus 16

Markus 16:16  “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum”

 

Puji syukur kepada Tuhan, kita sebagai orang Kristen ialah orang-orang yang paling berbahagia di muka bumi ini. Betapa tidak, begitu kita percaya kepada Tuhan Yesus dan dibaptis, kita pasti diselamatkan. Akan tetapi, ada juga suatu fenomena yang mengherankan. Meskipun firman Tuhan mengutarakan perlunya dua perkara yaitu ‘percaya dan dibaptis’ untuk menerima keselamatan, namun sering kali kebanyakan orang hanya berhenti pada ‘percaya’. Mungkin ketika membaca Markus 16:16b kita akan berkata pada diri sendiri, “Benar juga ya, firman Tuhan mengatakan sedemikian. Hanya dengan cukup percaya saja diriku sudah dilepaskan dari hukuman. Jika demikian mengapa aku perlu dibaptis? Bukankah percaya saja sudah cukup?” Saudara-saudari, marilah kita mengenal lebih jauh perkara baptisan.

Baptisan bukanlah suatu upacara ritual yang kosong melainkan salah satu bagian dari satu langkah yang lengkap untuk menerima keselamatan penuh Allah. Perkara ini digambarkan dengan kisah bangsa Israel yang menyeberang laut merah. Dikatakan “Karena iman, mereka telah melintasi Laut Merah…” (Ibr. 11:29). Pada satu sisi percaya kepada Allah yang sanggup menyelamatkan melalui Kristus sebagai Anak Domba Paskah yang telah menebus dengan darah-Nya (Yoh. 1:29) dan menerima Dia sebagai Juruselamat dan hayat (Yoh. 1:12, 3:16), di satu sisi berjalan melewati air Laut Merah yang berarti meninggalkan dan dilepaskan sepenuhnya dari Iblis dan dunia yang jahat (Kel. 14:21-30, Yak. 4:4). Sama seperti ketika kita melangkah untuk berpindah dari tempat kita berpijak. Ketika kita melangkah untuk berpindah dari satu pijakan ke pijakan yang lain, kita perlu melangkahkan kedua kaki.

Doa: “Ya Allah Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu. Tuhan Yesus, trima kasih Engkau mewahyukan langkah yang lengkap untuk menerima keselamatan yang penuh, melalui percaya dan dibaptis. Kami dapat dilepaskan keluar dari dunia. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Courtesy Image Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply