Perlu Mendengar Firman Allah

Perlu Mendengar Firman Allah

Jadwal pembacaan Alkitab : Hakim – hakim 15:9- 16 dan Lukas 16:19 – 17:10

Lukas 16:29 “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.”

Lukas 16:19-31 mengisahkan mengenai seorang yang kaya dan seorang pengemis yang bernama Lazarus. Singkat cerita, orang kaya dan Lazarus ini sama-sama meninggal dunia. Lazarus dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham (ay. 22), sedangkan orang kaya itu menderita sengsara di alam maut. Dalam percakapan antara Abraham dengan orang kaya itu kita nampak mengapa orang kaya itu pergi ke bagian siksaan. Ia pergi ke sana karena ia tidak mendengarkan firman Allah dan tidak percaya. Ia pergi ke sana bukan karena ia kaya. Demikian juga, Lazarus, orang yang miskin itu, pergi ke bagian penghiburan karena ia mendengarkan firman Allah yang disampaikan di dalam kesaksian Musa dan para nabi. Ia pergi ke bagian itu bukan karena ia miskin. Ketika orang kaya itu meminta Abraham untuk mengutus orang yang telah mati untuk memberitakan Injil kepada saudara-saudaranya, Abraham berkata, “Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.” (ay. 31). Jika orang-orang tidak mendengarkan apa yang firman Allah katakan, mereka tidak akan mau diyakinkan sekalipun oleh orang yang bangkit secara ajaib dari antara orang mati.

Hal yang dialami oleh orang kaya ini merupakan sebuah tragedi yang mengerikan. Hari ini, masih ada orang-orang di luar sana yang belum mau mendengarkan firman Allah maupun orang-orang yang belum pernah mendengarkan firman Allah. Tuhan sesungguhnya tidak rela melihat satu orang pun binasa. Sebagai orang yang sudah diselamatkan-Nya, tugas kita adalah berjuang agar setiap orang bisa mendengarkan firman Allah dan menerima Dia.

Doa: “Ya Bapa kami,terima kasih atas firman-Mu.Kami berdoa bagi pemberitaan Injil ke seluruh penjuru dunia sehingga banyak jiwa mendapatkan keselamatan untuk menggenapkan tujuan-Mu.Terima kasih Tuhan Yesus. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Image Courtesy Google

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply