Siapa yang Mau Pergi Menuai

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Samuel 8 – 10 dan Yohanes 4: 27 – 54

Yohanes 4:35 “Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.”

 

Hudson Taylor, datang ke China untuk memberitakan Injil. Semula ia memberitakan Injil di daerah Cekciang. Pada suatu hari, ia naik perahu ke Langsan, dekat Namdong, hilir sungai Yangtze. Ia bersama seorang sekerja naik ke puncak gunung, mendaki menara, melihat pemandangan yang jauhnya sampai puluhan kilometer, hatinya sangat tergerak. Saat itu ia menerima wahyu Allah, “Jangan memberitakan Injil di tempat yang sudah pernah mendengar nama Kristus, harus masuk ke pedalaman, supaya orang yang belum pernah mendengar Injil, mengetahui karunia keselamatan Allah.” Sebab itu, dalam hatinya timbul niat mendirikan China Inland Mission.

Di  sini Tuhan berkata, “Ladang-ladang sudah  menguning dan  matang  untuk dituai.” Oh,  saudara  saudari, jika  pada  saat  Tuhan mengatakan perkataan  itu,  tuaian  sudah matang, maka pada hari ini tuaian pasti lebih matang. Ada pepatah mengatakan, “Hari ini hati orang-orang sudah matang, sungguh siap dituai!” Tetapi, siapakah yang mau diutus pergi?

Hari ini kita pergi memberitakan Injil, sering juga menuai benih yang  ditabur orang lain, menuai apa yang tidak  kita  usahakan, seperti yang dikatakan oleh Tuhan di sini. Benih  Injil  Tuhan telah ditaburkan oleh gereja selama dua ribu tahun  lamanya. Di Indonesia, Injil juga telah ditaburkan selama sedikitnya seratus atau dua ratus tahun oleh banyak penginjil dan kaum beriman. Sebab itu, sampai hari ini banyak tuaian yang sungguh-sungguh sudah matang, menunggu kita untuk menuainya! Semoga kita oleh belas kasihan Tuhan, dapat “melihat sekeliling dan memandang ladang-ladang”, juga dengan bersandarkan anugerah Tuhan, kita dapat menjawab “pengutusan” Tuhan, pergi untuk menuai tuaian yang telah matang.

Doa:” Ya Bapa, kami berterima kasih atas firman-Mu. Terangi diri kami agar kami mau menjawab pengutusan Tuhan, pergi untuk menuai tuaian yang telah matang. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

Leave a reply