Kehidupan oleh kasih karunia

Kehidupan oleh kasih karunia

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Raja – raja  19:8 – 20:21 dan Kisah para rasul pasal 4:32 –  5:1

Kisah para rasul 4:32 , “Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.”

 

Ketika pada hari Pentakosta Roh Kudus dicurahkan dan gereja yang pertama terbangun, ada tiga dan lima ribu orang beroleh selamat, dan karena mengasihi gereja mereka rela menjual harta milik mereka lalu membagi-bagikan kepada orang-orang sesuai keperluan masing-masing, serta kepunyaan mereka menjadi kepunyaan bersama. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa (Kis. 2:44-47; 4:32-35).

Sepanjang abad banyak orang beriman yang mengapresiasikan kehidupan komunal dalam Kisah Para Rasul 2 dan 4 dan juga berusaha mempraktekkan segala sesuatu adalah milik bersama. Ada sekelompok orang di China Utara mempraktekkan kehidupan komunal semacam ini. Siapa saja yang bergabung dengan kelompok itu harus setuju untuk menyerahkan harta bendanya dan segala sesuatu menjadi milik bersama. Namun, kehidupan komunal dalam Kisah Para Rasul ini tidak bertahan lama. Bahkan pada pasal 6, masalah-masalah mulai timbul, dan tidak lama kemudian kehidupan komunal ini tidak berlanjut. Dalam tulisan-tulisan Paulus kita dapat melihat bahwa kehidupan komunal yang digambarkan dalam Kisah Para Rasul 2 dan 4 tidak dipraktekkan lagi. Dari Surat Kiriman Paulus kita nampak bahwa kehidupan orang Kristen yang tepat bukanlah kehidupan komunal, yaitu kehidupan yang segala sesuatunya adalah milik bersama, melainkan adalah kehidupan oleh kasih karunia. Kasih karunia ini berasal dari empat pihak: dari Allah, dari Kristus, dari para rasul, dan dari orang-orang kudus.

 

Doa: “Ya Bapa, terima kasih karena kehidupan yang kami miliki adalah kehidupan karena kasih karunia. Terima kasih atas Allah, Kristus, para rasul, dan orang-orang kudus yang boleh menjadi kasih karunia bagi kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Aku Adalah

Aku Adalah

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Samuel 22  – 23:8  dan Yohanes 8:31-59

Yohanes 8:58 “Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

 

Dalam Perjanjian Lama, sebutan yang paling sering dipakai untuk memanggil Allah ada dua kata, yaitu “Allah” dan “Yehova”. “Allah” dititikberatkan pada Allah adalah Pencipta yang Mahakuasa. “Yehova” adalah terjemahan menurut bahasa Ibrani, mengatakan hubungan Allah dengan manusia, artinya “Aku adalah”. Allah mewahyukan nama ini kepada manusia untuk memberi tahu manusia bahwa Dia adalah segala sesuatu manusia, Dia bisa mengatasi semua keperluan manusia. Manusia memerlukan apa, Dia adalah keperluan itu. manusia perlu kedamaian, Allah adalah kedamaian manusia; manusia perlu suplai, Allah adalah persediaan manusia.

Dia adalah segala sesuatu, adalah segala yang Anda perlukan. Kalau Anda merasa haus, perlu air hidup, Dia adalah air hidup. Kalau Anda merasa lapar, perlu makanan rohani, Dia adalah makanan rohani. Kalau Anda dalam kegelapan, perlu terang, Dia adalah terang. Kalau Anda dalam keadaan sakit, perlu penyembuhan, Dia adalah penyembuhan. Kalau Anda terbelenggu oleh dosa, perlu Juruselamat, Dia adalah Juruselamat. Kalau Anda takut maut, perlu hidup, Dia adalah Sang Hidup. Anda perlu apa, Dia adalah keperluan Anda itu.

Nama-Nya “Aku adalah”. Dia sudah memberikan nama ini kepada Anda. Sama seperti selembar cek yang masih kosong namun sudah ditandatangani, diberikan kepada Anda dan Anda dapat seturut keperluan Anda mengisi jumlah angka sebesar apa pun. Anda boleh di bawah “Aku adalah” ini berdasarkan iman mengisi keperluan Anda. Dalam iman Anda mengisi apa, Dia adalah apa bagi Anda. Iman Anda bisa mengisi seberapa banyak, Dia menjadi sebanyak itu juga. Juruselamat yang demikian ini barulah bisa menyelesaikan masalah dosa manusia, barulah bisa menyelamatkan kita dari dosa, dan terhindar dari maut.

 

Doa: “Ya Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu. Terima kasih Bapa atas diri-Mu yang boleh memenuhi semua keperluan kami. Terima kasih kami boleh memiliki-Mu sebagai Sang “Aku Adalah”. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Posted in Videos

Mengapa Allah itu Tersembunyi?

Mengapa Allah Pencipta alam semesta dan Pemelihara keberadaan kita itu tersembunyi? Allah adalah Roh, maka Dia tidak dapat dilihat oleh mata jasmani kita. Allah harus dihubungi dengan organ yang tepat.
“Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yoh. 4:24)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Posted in Videos

Siapakah Kristus itu?

Terhadap setiap orang Kristen yang telah menerima Tuhan Yesus secara pribadi sebagai Juruselamatnya, Tuhan Yesus masih menanyakan pertanyaan yang sama, yang pernah diajukan-Nya kepada murid-murid-Nya 2000 tahun lebih yang lalu, yaitu: “Siapakah Kristus itu?”
Setelah kita diselamatkan karena kasih karunia-Nya, apakah kita bertumbuh dalam pengenalan kita terhadap-Nya? Apakah kita sampai hari ini kita hanya mengenal Kristus sebagai Juruselamat kita saja?

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone