Meratakan Jalan Bagi Tuhan

Meratakan Jalan Bagi Tuhan

Jadwal pembacaan Alkitab : Ulangan 9:22 – 11 dan Lukas 3:1-22

Lukas 3:5  “Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan”

 

Lukas pasal 3 memperlihatkan kepada kita awal dari zaman perjanjian baru, bagaimana pelayanan Tuhan Yesus dibuka oleh Yohanes Pembaptis. Pelayanan yang Tuhan Yesus bawa adalah pelayanan yang sepenuhnya baru, berbeda dengan konsep usang hukum taurat yang pada zaman itu masih dipelihara di kalangan orang Yahudi. Kedatangan Yohanes Pembaptis ini sepenuhnya adalah untuk merombak peraturan-peraturan yang lama, dan mempersiapkan jalan baru yang diperkenalkan oleh Tuhan Yesus. Lembah, gunung, bukit, tempat yang berliku-liku dan berlekuk-lekuk melambangkan kondisi hati manusia terhadap Allah dan sesama, semuanya itu perlu ditanggulangi dan dibereskan agar Tuhan bisa bekerja di dalam kita.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Hikmat dan Kasih Karunia

Hikmat dan Kasih Karunia

Jadwal pembacaan Alkitab : Ulangan 7 – 9:21  dan Lukas 2:21-52

Lukas 2:40 “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.”

 

Lukas 2:40 menceritakan mengenai pertumbuhan Yesus sebagai manusia. Ayat 40 ini mengatakan bahwa sewaktu Yesus bertumbuh, Dia penuh dengan hikmat. Hikmat yang berasal dari ke-Allahan Penyelamat ini (Kol. 2:2-3), tertampil selaras dengan ukuran pertumbuhan fisik-Nya. Selain itu, ayat ini juga menunjukkan bahwa kasih karunia Allah ada pada Yesus. Sebagai Allah, Yesus tidak memerlukan kasih karunia. Akan tetapi, sebagai seorang Manusia, Yesus juga memerlukan kasih karunia Allah untuk kehidupan insani-Nya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Posted in Devotions

Kehidupan oleh Kasih Karunia

Jadwal pembacaan Alkitab : 2 Raja-Raja 19:8-20:21 dan Kisah Para Rasul 4:32-5:11

Kisah Para Rasul 4:32 “Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.”

Ketika pada hari Pentakosta Roh Kudus dicurahkan dan gereja yang pertama terbangun, ada tiga dan lima ribu orang beroleh selamat, dan karena mengasihi gereja mereka rela menjual harta milik mereka lalu membagi-bagikan kepada orang-orang sesuai keperluan masing-masing, serta kepunyaan mereka menjadi kepunyaan bersama. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa (Kis. 2:44-47; 4:32-35).

Sepanjang abad banyak orang beriman yang mengapresiasikan kehidupan komunal dalam Kisah Para Rasul 2 dan 4 dan juga berusaha mempraktekkan segala sesuatu adalah milik bersama. Ada sekelompok orang di China Utara mempraktekkan kehidupan komunal semacam ini. Siapa saja yang bergabung dengan kelompok itu harus setuju untuk menyerahkan harta bendanya dan segala sesuatu menjadi milik bersama.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone