Saling Mengasihi

Saling Mengasihi

Jadwal pembacaan Alkitab : 1Raja – raja 11 dan Yohanes 13:21-38

Yohanes 13:34 “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”

Istri yang baik selalu memperhatikan suaminya sendiri. Sang istri mungkin ingin memastikan apakah suaminya yang pergi itu sudah memakai jaket, ini berarti ia memikirkan suaminya, merawat suaminya. Dalam gereja, kita perlu atmosfir yang demikian, saling memperhatikan secara praktis. Kita berkata bahwa kita saling mengasihi, tetapi dalam aspek apa kita saling mengasihi? Kita mungkin tidak dengan sesungguhnya memperhatikan orang lain. Arti kasih adalah dengan sungguh-sungguh memperhatikan orang lain dan memikirkan untuk orang lain. Ketika kita saling merawat, kita akan saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Kita akan saling dibangkitkan.

Kalau seorang saudara kehilangan pekerjaan, kita harus berdoa untuknya, demikian juga kita perlu memperhatikan keperluan jasmaninya. Inilah kasih yang sejati. Kalau kita melihat saudara ada keperluan, hanya memberitahu mereka, Tuhan bisa merawat mereka, itu bukan kasih, itu adalah omong kosong. Kita harus saling mengasihi dengan sungguh-sungguh.

Dalam lingkungan Anda mungkin ada satu orang saleh tidak bisa memikirkan tentang kepentingan Allah, karena kepentingan Allah baginya sangat abstrak, sangat jauh, tak terjangkau. Ia mengira kita terlalu banyak membicarakan ekonomi Allah, tetapi sama sekali tidak berkaitan dengan keperluan hidup kita sekarang. Tetapi melalui perawatan praktis kita terhadap saudara ini, ia akan terdorong untuk mempedulikan kepentingan Allah. Kalau tidak ada saling memperhatikan dalam kasih, kita mungkin tidak menaruh hati terhadap perkara-perkara tentang kepentingan Allah. Namun begitu seorang saudara mendapatkan perawatan praktis dalam kasih, ia akan sangat terharu, dan terdorong memikirkan kehidupan rohaninya dan kepentingan Allah.

Doa: “Ya Bapa kami, syukur atas firman-Mu. Buatlah diri kami Bapa bisa memperhatikan orang-orang di sekeliling kami dan menunjukkan kasih kami secara nyata, sehingga kami boleh menjadi berkat bagi orang lain. Buatlah diri kami menjadi orang yang memperhatikan kepentingan Allah. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Posted in Devotions

Saling Mengasihi

Jadwal pembacaan Alkitab : 1Raja – raja 11 dan Yohanes 13:21-38

 Yohanes 13:34 “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”

Istri yang baik selalu memperhatikan suaminya sendiri. Sang istri mungkin ingin memastikan apakah suaminya yang pergi itu sudah memakai jaket, ini berarti ia memikirkan suaminya, merawat suaminya. Dalam gereja, kita perlu atmosfir yang demikian, saling memperhatikan secara praktis. Kita berkata bahwa kita saling mengasihi, tetapi dalam aspek apa kita saling mengasihi? Kita mungkin tidak dengan sesungguhnya memperhatikan orang lain. Arti kasih adalah dengan sungguh-sungguh memperhatikan orang lain dan memikirkan untuk orang lain. Ketika kita saling merawat, kita akan saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Kita akan saling dibangkitkan.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone
Posted in Devotions

Saling Kasih

Salam damai sejahtera pendengar yang terkasih dalam Tuhan Yesus, program Makanan Rohani Eph219 ingin mendorong setiap kaum beriman untuk membaca Alkitab setahun sekali dan menyampaikan makanan rohani kepada seluruh anggota keluarga Allah.

Jadwal pembacaan Alkitab: Keluaran 19 – 21:25 dan Matius 22: 23-46

Fokus renungan kita: “SALING KASIH

Firman Tuhan dalam Matius22:39 berkata, “Dan perintah yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Jika kita bertanya kepada seseorang, ”Bagaimana Anda mengetahui bahwa diri Anda telah beroleh hidup yang kekal?” Mungkin ia akan menjawab, “Firman Allah mengatakannya.” Tetapi jawaban seperti ini tidak dapat diandalkan, kalau seseorang mengaku di-rinya telah menerima hidup yang kekal, ia pasti memiliki suatu bukti; kalau ia mengaku dirinya telah menjadi milik Allah, pada dirinya pasti ada satu ekspresi atau kesaksian.

Di dalam batin Anda terdapat satu ”kasih” yang membuktikan bahwa ”percaya” yang dulu Anda miliki itu benar, dan karena ”percaya” yang dulu Anda miliki itu benar, maka Anda memiliki suatu ”kasih” yang tak terkatakan. Hati yang dapat mengasihi saudara bukan karena saudara itu sewatak dengan anda, atau karena alasan lain, melainkan hanya karena ia adalah saudara. Mungkin pendidikan, tabiat, keluarga, pendapat, dan pandangannya berbeda dengan Anda, namun Anda mengasihi dia. Karena dia percaya Tuhan, Anda juga percaya Tuhan, dia dengan Anda sama-sama menjadi saudara. Saudara saudari, kita wajib nampak perkara ini di hadapan Allah: mengasihi saudara adalah bukti dari percaya yang sejati.

Saling mengasihi itulah perintah Allah. Allah memerintahkan kita melakukan dua perkara: Pertama, percaya kepada nama Yesus Kristus, Anak-Nya; kedua, saling mengasihi. Jika kita telah melakukan perkara yang pertama percaya, kita pun harus melakukan perkara yang kedua  mengasihi. Allah mengaruniakan kasih itu kepada kita, Ia pun mengaruniakan satu perintah kasih. Allah terlebih dulu memberi kita kasih itu, kemudian baru memberi kita perintah kasih, agar kita saling mengasihi. Sebab itu, kita harus menggunakan sifat kasih yang telah Allah berikan ke dalam kita, janganlah merusak dan melukainya.

Doa: “Ya Allah Bapa kami,jaga kami Agar kasih persaudaraan dipraktekkan dan diperhidupkan di tengah-tengah kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin!”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone